Sabtu, 23 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Kiai Aqil Ingatkan Pancasila Fondasi Bernegara

Jumat, 23 Feb 2018 10:54 | editor : Aries Wahyudianto

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyalami satu persatu pengurus PCNU Bawean.

Istimewa : Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyalami satu persatu pengurus PCNU Bawean. (Dok/Radar Gresik)

Sangkapura - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj melantik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Bawean di Alun-alun Sangkapura, Kepulauan Bawean, Kabupaten Gresik, Selasa (20/2) malam. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PBNU Robikin Emhas, Wakil Bupati Gresik Moch Qosim, Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur. Sementara ada ribuan warga menyaksikan prosesi itu. 

KH Said Aqil Siroj pada ceramah pelantikan, mengajak masyarakat menjaga ukhuwah wathaniah dengan mencintai tanah air. Semangat ini yang melatarbelakangi berdirinya NU. "Mari kita cintai negara ini. Mari kita jaga negeri ini. Mari kita beribadah sesuai ajaran kita sebagai fondasi beragama dan mari kita jaga negara kita dengan Pancasila sebagai fondasi bernegara," katanya.

Cita-cita NU, lanjut Kiai Said, adalah membangun ukhuwah wathaniah. Artinya, semua penduduk yang ada di Indonesia yang berbeda latar belakang agama dan etnis, adalah saudara sebangsa dan setanah air."Selama orang itu baik, maka orang itu saudara kita semua, tapi yang melanggar hukum, maka orang itu musuh kita bersama," tegasnya.

Ia juga mengucapkan selamat kepada para pengurus PCNU Bawean yang dipimpin Muhammad Fauzi Rauf. “Bersama NU, mari kita perkuat agama dan negara," pungkas kiai asal Cirebon itu. 

Wakil Bupati Muhammad Qosim dan Kapolres Gresik AKBP Bambang meramaikan pelantikan dengan memberikan hadiah berupa sepeda, uang tunai, dan handphone kepada jamaah yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikannya. Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, KH Safrudin Syarif menyampaikan pesan kepada warga dan pengurus yang baru dilantik.

"Jangan mau kita percaya media hoaks yang selalu memfitnah Kiai Said Aqil dan menjelek-jelekannya melalui media hoaks. Jangan mau kita dipecah karena berita bohong," pesannya.

Pelantikan ini, lanjutnya, adalah untuk memperkuat dan memperkokoh organisasi. Diharapkan dengan pelantikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. “Pengurus NU harus  menjadi leader dan dapat memimpin warga dan masyarakatnya," pungkasnya. (bst/rtn)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia