Senin, 18 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya

P&L Beri Santunan Ke SDLB Hingga SMALB Negeri Lamongan

Kamis, 08 Mar 2018 20:34 | editor : Abdul Rozack

BERBAGI: Ketua P&L Surabaya Nurul Kiptiyah (tiga dari kanan) didampingi oleh Ketua P&L Jawa Timur Asrilia Kurniati (dua dari kanan) dan Penasehat P&L

BERBAGI: Ketua P&L Surabaya Nurul Kiptiyah (tiga dari kanan) didampingi oleh Ketua P&L Jawa Timur Asrilia Kurniati (dua dari kanan) dan Penasehat P&L Siti Aminah saat menyerahkan dana bantuan kepada perwakilan SDLB Negeri Lamongan. (ISTIMEWA)

LAMONGAN – Usai mengadakan bakti sosial (baksos) di rumah singgah Rumah Harapan Yayasan Peduli Kanker Anak Indonesia (YPKAI) Surabaya dan memberi santunan kepada seorang pasien anak penderita kanker mata Januari lalu, komunitas Peace & Love (P&L) kembali mengadakan kegiatan sosial. Kali ini, menyasar daerah luar Kota Surabaya. Kolaborasi P&L Jawa Timur dan P&L Surabaya ini menuju ke Kabupaten Lamongan. Di sana, mereka mengadakan beberapa baksos sekaligus. Yakni ke SDLB, SMPLB, dan SMALB Negeri Kabupaten Lamongan serta memberi santunan kepada tiga anak yatim. Di SDLB, P&L Jawa Timur dan P&L Surabaya memberikan bantuan berupa uang tunai senilai Rp 5 juta, prasarana sekolah seperti kursi lipat, dan sembako bagi anak-anak yang tinggal di asrama. 

“Di sini memang ada asramanya. Jadi buat anak-anak yang rumahnya jauh bisa tinggal di asrama. Dan sekarang ini, yang tinggal di asrama ada 20 anak,” ungkap Kepala Sekolah SDLB Negeri Lamongan Trijoko Mulyoto. Menurut dia, bantuan yang diberikan oleh P&L memang sangat dibutuhkan oleh sekolah. “Sebelumnya kami berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga anak-anak jadi makin semangat belajarnya,” tambahnya. 

Sementara itu, Ketua P&L Jawa Timur Asrilia Kurniati mengungkapkan, jika di setiap bulannya, P&L selalu mengagendakan baksos di tempat-tempat berbeda. “Sesuai dengan orientasi awal komunitas ini didirikan, yakni fokus pada bidang sosial, kami ingin selalu berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Tempatnya pun bisa berbeda tiap bulannya,” kata Leeya, sapaan akrabnya. 

Apalagi, ketika berkunjung ke sekolah luar biasa tersebut, mereka mendapati bahwa di balik kekurangan anak-anak tersembunyi bakat istimewa. “Ternyata seragam batik guru-gurunya itu yang menggambar ya murid-murid sendiri. Begitu telatennya mereka sampai akhirnya jadi gambar batik yang bagus. Taplak meja juga gitu. Wah pokoknya kreatif-kreatif sekali,” puji Leeya yang didampingi oleh Ketua P&L Surabaya Nurul Kiptiyah.

Usai dari sekolah, rombongan P&L langsung menuju ke Desa Kedungrembuk, Sukodadi untuk kembali memberi santunan kepada tiga orang anak yatim. “Di hari ini pula kami mengunjungi rumah adik Syaiful, Venny, dan Sadewo untuk memberikan sedikit beasiswa. Kami berharap bantuan yang kami berikan dapat membuat mereka bertiga lebih giat belajar lagi,” tutup Leeya. (rul/nur)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia