Senin, 18 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Spa Balita Digemari di Metropolis

Selasa, 13 Mar 2018 13:54 | editor : Wijayanto

MENIKMATI: Dua orang anak menikmati pijatan dari terapis di Miniapolis Baby Spa. Pijatan tersebut merupakan salah satu layanan yang didapatkan dalam spa anak.

MENIKMATI: Dua orang anak menikmati pijatan dari terapis di Miniapolis Baby Spa. Pijatan tersebut merupakan salah satu layanan yang didapatkan dalam spa anak. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Tak hanya orang dewasa, kini kenikmatan memanjakan diri dengan spa juga bisa dirasakan oleh balita. Sensasi rileks dari berendam dan massage dapat dinikmati dalam ruangan yang ceria penuh warna.  
Seperti yang sedang dilakukan oleh Vino,5, dan Viola,2, ini. Kakak beradik ini sangat menikmati serangkaian perawatan yang di berikan oleh terapis di Miniapolis Baby Spa Pakuwon Mall. Tanpa sedikitpun perasaan takut dan tampak sakit, seusai berendam dengan bubble, mereka menikmati proses massage sambil menyaksikan film disney favorit, yakni Donald Duck yang sengaja ditayangkan sebagai hiburan anak saat menjalani spa.
“Nggak takut, karena enak,” jelas Vino disela-sela menikmati massage-nya.
Karena memang spa untuk bayi ini suasananya disesuaikan dengan nuansa anak-anak yang penuh warna dan ceria. Di setiap sudut dinding ditempeli dengan berbagai gambar lucu, film Disney diputar sebagai hiburan, juga bathup untuk anak-anak yang penuh dengan bola-bola. Jadi seakan-akan sedang mandi bola, bahkan lantainya pun bermatras. Dengan suasana yang mendukung ini, sudah otomatis anak-anak betah berlama-lama ber-spa ria.
Layaknya spa orang dewasa, essens (aroma terapi, Red) yang diberikan pun bervariasi, namun tetap menyesuaikan kondisi kulit anak dan disesuaikan dengan anak. Diantaranya grape seed oil, jojoba oil, imun booster, eucaliptus yang masing-masing menonjolkan manfaat.
Yang berbeda dari spa kebanyakan orang dewasa adalah kekuatan pijatan yang disesuaikan dengan fisik balita. Ukurannya, jangan terlalu keras dan jangan sampai tidak terasa juga. Hal ini disampaikan oleh Dwi, terapis spa.
“Ukuran tekanan bisa diukur dengan cara jari ditekan ke kelopak mata bayi, kalau sudah terasa sakit, maka sampai segitu nanti tekanannya. Urusan menekan ini juga kita pasrahkan kepada orang tua, jadi aman,“ jelas Dwi. (is/nur)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia