Senin, 18 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Warga KBD Divonis 5 Tahun Penjara

Rabu, 14 Mar 2018 12:44 | editor : Aries Wahyudianto

Terdakwa Donny Irfandi di gelandang menuju mobil tahanan Kejari Gresik.

DIGELANDANG : Terdakwa Donny Irfandi di gelandang menuju mobil tahanan Kejari Gresik. (Yudhi/Radar Gresik)

KEBOMAS-Warga Perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD), Donny Irfandi, 39,  divonis hukuman 5 tahun penjara, subsider 3 bulan dan denda Rp 800 juta. Putusan itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), dengan hukuman 8 tahun penjara.

Penasehat Hukum, M Khusnia Oniyul mengatakan hukuman Donny tersebut termasuk lebih rendah. “Ini lumayan paling rendah, dengan rencana awal yang memang untuk dijual, bukan untuk dipake sendiri. Tapi,  kami minta ia untuk berpikir-pikir,” kata Oni.

Putusan itu sudah sesuai dengan pelanggaran Pasal 114 ayat (1)  jo pasal 112 ayat (1) UU 35/2009 tentang Narkotika. Warga Jalan Pancawarna 62/04 RT 04 RW 07 terbukti memiliki 6 poket sabu-sabu (SS) seberat 0,5 gram.

Putusan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Angga Saputra dalam sidang yang diketuai Putu Gede Hariadi. Dalam uraiannya JPU menyebutkan, Donny tertangkap polisi usai memesan SS kepada temannya KN di Surabaya seharga Rp 600 ribu. Terdakwa kemudian mendapat kiriman SS seberat 0,5 gram. “Rencana saya jual sama orang di sekitar desa saja. Tidak kemana-mana,” kata Donny.

Selanjutnya, barang haram tersebut dibawa pulang dan dibagi menjadi enam poket. Masing-masing dengan berat 0,37 gram, 0,40 gram sebanyak 2 poket dan 0,41 gram empat poket. Usai menimbang SS, polisi mendatangi rumah terdakwa. Itu dilakukan setelah polisi mendapat informasi ada transaksi narkoba di sekitar perumahan KBD.

“Penggerebekan terjadi pada November 2017 lalu sekitar pukul 14.00,” kata JPU Angga Saputra.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan 6 poket SS. Barang tersebut belum dipesan oleh pembeli. Dalam persidangan yang berlangsung, Angga menyebut jika Donny sudah mengenal KN lama. Ia sudah lama berniat untuk membantu menjual sabu-sabu di kawasan Driyorejo. (han)

(sb/han/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia