Sabtu, 26 May 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Sidoarjo

Tidak Ada Ikan Bercacing di Sidoarjo

Minggu, 22 Apr 2018 04:54 | editor : Lambertus Hurek

Tim Puskesmas Candi meminta informasi dari pengusaha ikan olahan.

Tim Puskesmas Candi meminta informasi dari pengusaha ikan olahan. (Mus Purmadani/Radar Sidoarjo)

Sempat beredar isu makanan olahan ikan yang mengandung cacing produksi salah satu home industry di Kecamatan Candi. Isu tersebut beredar melalui media sosial. Informasi di medsos juga menyertakan foto ikan bakar yang telah dimakan cacing. 

Tim Kesehatan Lingkungan Kecamatan Candi Elizabeth Ambarita pun langsung merespons. "Saya bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo melakukan sidak ke tempat pembuatan makanan olahan ikan tersebut," ujarnya, Sabtu (21/4/2018).

Hasilnya, menurut Elizabeth, informasi di media sosial itu ternyata tidak benar. Timnya tidak menemukan cacing seperti yang diviralkan lewat WhatsApp. "Memang produksi otak-otak tapi bukan ikan bakar seperti yang beredar di media sosial," katanya.

Menurut dia, isu tentang produk makanan sangat sensitif karena menyangkut kesehatan. Dia meminta masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya. Meski begitu, pihaknya tetap memantau peredaran makanan yang beredar di pasaran. "Semisal ada ya, segera ditarik di pasaran. Agar tidak menyebabkan korban," ujarnya.

Elizabeth menambahkan, pemerintah akan terus melakukan pengawasan di sejumlah pasar. Selain itu, masyarakat juga perlu selektif dalam memilih makanan olahan. "Kalau otak-otak ikan ini, saya pastikan tidak ada cacingnya. Proses pengolahannya juga bersih," tegasnya.

Namun, dia menyayangkan home industry yang eksis sejak 12 tahun lalu itu belum memiliki izin produk industri rumah tangga (PIRT). Pemilik berasalan bahan baku ikan berasal dari Dinas Perikanan. Sehingga tidak ada masalah. "Ini yang perlu diluruskan. PIRT itu syarat wajib," katanya. (mus/rek)

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia