Minggu, 27 May 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Diduga Tak Punya Biaya Persalinan

Lahir, Bayi Cantik Ditelantarkan Ibunya di RS Medical Service

Rabu, 25 Apr 2018 22:39 | editor : Abdul Rozack

LAHIR PREMATUR: Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo (kanan) melihat kondisi bayi yang ditelantarkan oleh orang tuanya di rumah sakit Surabay

LAHIR PREMATUR: Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo (kanan) melihat kondisi bayi yang ditelantarkan oleh orang tuanya di rumah sakit Surabaya Medical Service, Rabu (25/4). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Banyak pasangan suami istri yang berharap mempunyai momongan hingga bertahun-tahun namun belum juga mendapatkannya. Nah ini ada seorang ibu yang sudah dikaruniai bayi mungil yang baru berumur 12 hari malah ditelantarkan di Rumah Sakit (RS) Medical Service, Jalan Kapuas, Rabu (25/4).

Pihak RS pun melaporkan penelantaran bayi ini ke Polsek Tegalsari. Masalahnya, setelah ditelusuri alamat sang ibu ternyata fiktif karena sudah pindah dan handphone-nya pun tak aktif saat dihubungi. 

“Bayi itu ada di ruang rawat. Kami pun segera menggali keterangan sejumlah saksi, khususnya dari pihak rumah sakit,” ungkap Kapolsek Tegalsari Kompol David Trio Prasojo

Mantan Kapolsek Tambaksari mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, jika ibu bayi itu meninggalkan rumah sakit pada Kamis (19/4). Atau lima hari setelah bayi tersebut dilahirkan. Sebab pada hari keempat, perawat masih mendapati sang ibu bayi di ruang rawat. “Pelaku tak pamitan ke perawat, dia tiba-tiba sudah tak ada di kamar meninggalkan rumah sakit,” imbuhnya. 

Menurut David, memang terdapat identitas dan alamat sang ibu. Hanya saja, setelah dicek ke lokasi, ternyata pelaku sudah tak tinggal lagi di alamat tersebut. 

“Pelaku mencatumkan Jalan RA Kartini sebagai alamatnya, setelah kami cek, ternyata pelaku sudah pindah dua tahun lalu. Nomor handphone yang dicantumkan juga sudah tidak aktif,” tandasnya.

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia