Senin, 25 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi

Bangun Tangki dan SPBU, AKR Siapkan Dana Rp 300 M

Sabtu, 05 May 2018 10:51 | editor : Wijayanto

ilustrasi

ilustrasi (NET)

Jakarta - Perusahaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) berencana melakukan ekspansi pengembangan tangki BBM dan pengembangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di sejumlah kota, baik Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.
Direktur PT AKR Corporindo Suresh Vemvu mengatakan ekspansi akan dilakukan dengan melakukan perluasan tank terminal untuk anak usahanya PT Jakarta Tank Terminal (JTT), yang merupakan perusahaan joint venture dengan JV Partner Royal Vopak.
Perusahaan akan memperbesar kapasitas sebesar 100.000 kiloliter, sehingga total kapasitas JTT secara total akan mencapai 350.000 kiloliter.
Selain itu, perseroan akan ekspansi di bidang ritel di beberapa daerah dengan pembangunan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk distribusi BBM bersubsidi.
 “Kebutuhan dana untuk ekspansi ini mencapai sekitar Rp 300 miliar sampai Rp 400 miliar. Semua ekspansi ini didanai dengan dana yang sudah ada serta kontribusi dari partner,” ujar Direktur AKR Corporindo Suresh Vembu kepada pers di Jakarta, Jumat (4/5).
Sebagaimana diketahui, AKR Corporindo telah  mendapatkan penunjukan dari pemerintah untuk penyaluran BM bersubsidi selama lima tahun ke depan dan telah bekerja sama dengan BP untuk menjual BBM non-subsidi.
Menurut Suresh, penjualan BBM subsidi rencananya akan dimulai pada kuartal III-2018 di Jakarta dan Surabaya.
Dalam RUPS Tahunan, pemegang saham PT AKR Corporindo menyetujui pembagikan dividen sebesar Rp 801,5 miliar untuk tahun buku 2017, atau setara dengan Rp 200 per lembar saham. Total dividen yang dibagikan merupakan 66,7 persen dari total laba bersih pada  2017 yang mencapai Rp 1,201 triliun.
"Perseroan mencatatkan kinerja yang cukup solid sepanjang 2017. Hampir semua indikator keuangan perseroan mengalami pertumbuhan yang positif sepanjang 2017," ujar Presdir AKR Corporindo Tbk Haryanto Adikoesomo.
Dari total dividen sebesar Rp 200 per lembar saham, sisa dividen final sebesar Rp 100 per lembar akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 25 Mei 2018. Manajemen telah membagikan dividen interim pada 25 Juli 2017 sebesar Rp 100 per lembar saham.
Sisa laba bersih tahun 2017 sebesar Rp 399,98 miliar dicatatkan sebagai laba ditahan yang akan digunakan perseroan sebagai laba ditahan, dan sebesar Rp 200 juta sebagai dana cadangan. (mna/hen)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia