Minggu, 27 May 2018
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Dua Pasutri Diamankan Dari Penggerebekan di Urang Agung, Sidoarjo

Selasa, 15 May 2018 16:08 | editor : Wijayanto

TERDUGA: Polisi menggiring salah satu istri teerduga teroris di Urang Agung, Sidoarjo.

TERDUGA: Polisi menggiring salah satu istri teerduga teroris di Urang Agung, Sidoarjo. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Tim Densus 88 Antiteror meringkus empat terduga teroris, Senin (14/5). Dua pasangan suami istri (pasutri) ini berdomisili di Dusun Jedong, Kelurahan Urang Agung, Kecamatan Sidoarjo.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi, empat yang diamankan tersebut adalah Ilham, Adi, Beti dan Yanti. Mereka dibawa ke Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan oleh Tim Densus 88 Antiteror. Polisi juga mengamankan bom rakitan yang ditemukan di dalam rumah terduga teroris tersebut.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan bayu Aji dan anggotanya menuju ke lokasi. Disusul Tim Gegana Polda Jatim untuk mengamankan lokasi. Satu ledakan terdengar setelah dilakukan disposal (penceraiberaian rangkaian) bom tersebut. “Ada beberapa yang diamankan untuk diselidiki dan sudah dibawa Tim Gegana,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji.

Ia mengatakan, untuk terduga teroris sudah diamankan dan dibawa ke Polda Jatim untuk dilakukan penyelidikan. Saat ditanya apa ada keterkaitan terduga teroris dengan serangkaian teror bom di Surabaya, pihaknya masih belum memastikan. “Semua masih dalam penyelidikan begitu juga yang dilakukan penggerebekan di Sukodono,” tegasnya.

Salah satu perangkat kelurahan, Anwar mengaku terkejut setelah ada penggerebekan tersebut. Selama ini pihaknya tidak melihat gelagat mencurigakan dari dua pasangan suami istri tersebut. Apalagi, salah satu dari pasangan tersebut baru menikah tiga bulan yang lalu. Mereka berperilaku seperti biasanya.

“Dua istri tersebut biasa belanja dan membaur dengan masyarakat. Namun kedua suaminya sering pulang malam. Mereka juga kerja berjualan jilbab dan pakaian muslim di Gading Fajar. Tidak ada yang aneh sebenarnya. Kami terkejut ternyata mereka jaringan teroris dan ditemukan empat bom di sana,” tandasnya.(gun/sar/no)

(sb/gun/sar/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia