Sabtu, 26 May 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Gus Ipul Ajak Kiai Doakan Jatim Aman

Selasa, 15 May 2018 16:11 | editor : Wijayanto

SEJUK: Calon gubernur Jatim Saifullah Yusuf (kanan depan) bersama dengan sejumlah kiai di Pasuruan

SEJUK: Calon gubernur Jatim Saifullah Yusuf (kanan depan) bersama dengan sejumlah kiai di Pasuruan (ISTIMEWA)

PASURUAN - Calon gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul), bersilaturrahmi dengan sejumlah Kiai di Pasuruan, Senin (14/5). Dalam kunjungan yang dilakukan di Pondok Pesantren Al Yasini, Areng-Areng Pasuruan, Gus Ipul mengajak ulama dan kiai serta masyarakat berdoa bersama agar Jatim aman.

Doa bersama dipimpin langsung oleh pengasuh pondok pesantren Sidogiri, KH Nawawi Abdul Jalil. Hadir dalam kesempatan itu,  KH Fuad Hasan (Ponpes Sidogiri), KH Muzakki Birrul Alim (Rais Syuriah PCNU Pasuruan), hingga KH Idris Hamid (Ponpes Salafiyah Pasuruan). Tampak pula KH Kaffabi Mahrus (Ponpes Lirboyo Kediri), KH Anwar Iskandar (Ponpes Al Amin Kediri) serta KH Mujib Imron (Ponpes Al-Yasini Pasuruan) yang juga menjadi tuan rumah acara ini. 

Di depan ribuanjemaah yang berasal dari pelosok Pasuran, Gus Ipul juga mengajak para jemaah pengajian  berdoa bersama demi keamanan Jatim. "Ada teror di Surabaya dan beberapa kejadian serupa di luar Surabaya," kata Gus Ipul.

Dikatakan Gus Ipul, untuk mengatasi terorisme yang berakar pada paham radikalisme harus mengutamakan pola pencegahan. Di antaranya, dengan memberikan pemahaman secara utuh soal agama. Hal inilah yang biasa dilakukan ulama dan kiai melaui pesantren hingga madrasah diniyah (madin). "Melalui madin, bukan sekadar mendapatkan agama di luar sekolah. Bukan sekadar menambah jam agama di luar jam yang telah diberikan sekolah formal," ujarnya.

Oleh karenanya, ketika kiai dan ulama menitipkan program penguatan pesantren dan madin, Gus Ipul lantas tak berpikir panjang. Sebab, dengan demikian, siswa akan lebih banyak waktu bersama kiai. "Santrinya kiai, nggak mungkin akan melakukan aksi teror seperti itu. Sehingga, kalau membela pesantren, Insya Allah memenangkan Indonesia," kata mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini menambahkan.

KH Anwar Iskandar pada sambutannya mendoakan Jatim agar bisa mengatasi badai teror yang saat ini menerpa di beberapa lokasi. "Semoga dalam keadaan apapun, Jawa Timur diberi damai. Kita semua ikut prihatin dalam bentuk mendoakan," kata Gus War (sapaan Kiai Anwar). 

Gus War menambahkan, untuk menjaga kestabilan suatu daerah agar terus terjaga, masyarakat diharapkan memilih kepala daerah yang dekat dengan kiai. "Kiai dan ulama telah sepakat mencalonkan Gus Ipul sebagai Gubernur Jawa Timur. Kita amankan intruksi kiai untuk Jawa Timur makmur," katanya. (vga/nug)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia