Selasa, 19 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Dua Terduga Bomber Polres Sempat Sungkem ke Ortu

Selasa, 15 May 2018 16:51 | editor : Wijayanto

GERBANG IJO: Rumah orang tua Erna di Jalan Krukah Gang XI dipadati polisi dan warga.

GERBANG IJO: Rumah orang tua Erna di Jalan Krukah Gang XI dipadati polisi dan warga. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Dua pelaku terduga penyerangan Mapolrestabes Surabaya sebelum melakukan aksinya sempat mampir ke rumah orang tuanya di Jalan Krukah Selatan Gang XI B, Wonokromo, Surabaya. Kedua terduga pelaku Tri Ernawati, 43, dan anaknya yakni Muhammad Daffa Amin Murdana, 18, yang tinggal di Jalan Tambak Medokan Ayu Gang VI, Senin pagi (14/5) sempat datang ke rumah orang tuanya. 

Kedua terduga pelaku ibu dan anak tersebut datang ke rumah orang tua sekitar pukul 06.30. Mereka mengendarai motor Honda Beat warna pink. Daffa sang anak pertama datang membonceng ibunya. 

"Keduanya datang ke rumah orang tuanya menggunakan motor Honda Beat dan membawa ransel warna hitam," kata Ahmad salah satu tetangga orang tua Erna saat ditemui di Krukah, Senin malam (14/5). 

Saat itu kedua pelaku mampir ke rumah orang tuanya tidak sampai satu jam. Hanya sekitar 30 menit. Tak lama kemudian, keduanya lantas balik dan akan menjemput adik Daffa yang masih kecil yang menginap di rumah bibinya.

"Entah pamitan kepada orang tuanya atau apa saya tidak tahu. Tapi Erna dan anak pertamanya sempat mampir di rumah orang tuanya. Motornya diparkir di depan rumah dan tas ransel ditaruh di dashboard depan," ucap Ahmad sembari menunjukkan lokasi parkir motor Daffa.

Di mata tetangga, Erna merupakan orang yang baik dan sering menyapa para tetangganya. Namun semenjak sekitar 10 tahun lalu, ia pindah tinggal di Jalan Ngagel Tirto, lalu pindah ke Jalan Tambak Medokan Ayu Gang VI. "Tidak ada yang mencurigakan. Suami Erna bekerja sebagai tukang bikin estalase dari aluminium," sambungnya.

Semenjak pindah tersebut, para tetangga di Jalan Krukah tidak ada tahu persis mengenai kehidupan sehari-hari terduga. Namun yang jelas hampir setiap minggu mereka berkunjung ke rumah orang tuanya di Jalan Krukah Selatan XI B. "Anaknya yang pertama kalau nggak salah kuliah di Unair. Yang kedua masih SMA dan ketiga duduk di bangku SD," jelasnya.(rus/no)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia