Sabtu, 26 May 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Ramadan, Diler Smartphone Genjot Sales

Rabu, 16 May 2018 15:08 | editor : Aries Wahyudianto

Datangnya ramadan menjadi momen diler smartphone menggenjot penjualannya.

Datangnya ramadan menjadi momen diler smartphone menggenjot penjualannya. (Yudhi/Radar Gresik)

Sejumlah diler smartphone berupaya melakukan penetrasi pasar menjelang ramadan. Mereka mendekati lembaga pemerintah dan pendidikan untuk menggenjot penjualan smartphone.

Strategi ini dilakukan karena saat ini kalangan pemerintahan dan lembaga pendidikan sedang gencar mengkampanyekan penggunaan tekhnologi dalam kegiatan sehar-harinya.

General Manager Huawei East Java, Alexander mengatakan, strategi yang digunakan setiap daerah berbeda. Untuk Gresik, pihaknya menggenjot penjualan dengan menyasar kalangan pemerintahan.

“Ini terbukti dari target penjualan kami 2.000 unit perbulan, berkat strategi ini kami bisa menjual hingga 2.300 bahkan sampai 2.700 perbulan,” katanya.

Dia berharap, tahun ini penjualan ponsel di Gresik bisa meningkat hingga 30 persen. Bahkan Huawei terus menambah jumlah jaringan diler yang ada selama bulan ramadan mendatang. “Saat ini kami mempunyai 44 diler di Gresik, kami terus menambah jaringan diler untuk merealisasikan target,”tandasnya.

Ditempat yang sama, Supervisor Rizqy Mobile, Supri menuturkan, pihaknya telah menggelar berbagai macam promosi. Mulai potongan harga setiap hari jumat hingga pembelian bonus accesoris HP saat membeli produk tertentu.

“Untuk mencapai target penjualan, selain membuat event, kami juga selalu membuat branding bahwa kami yang termurah di Gresik,” kata Supri.

Sementara itu, Manager Area PT World Innovative Telecommunication (Oppo) Area Gresik - Lamongan, Rifky Abdullah memaparkan, sepanjang kuartal I/2018 jumlah penjualan ponselnya naik hingga 30 persen.

“Rata-rata sales di tahun lalu hanya 2.500 unit perbulan, kalau tahun ini sudah tembus 3.000 unit perbulan,”ujarnya.

Dikatakan, penjualan produknya di Gresik banyak di topang dari penjualan di Kecamatan Gresik, Manyar dan Kebomas. Ketiga Kecamatan itu, memberikan kontribusi penjualan hingga 60 persen lebih dari total sales di Gresik.  “Untuk wilayah Gresik saat ini market share kami sekitar 30 persen,” imbuhnya.

Dijelaskan, realisasi penjualan Oppo di Gresik masih dibawah target yang dicanangkan yakni 5.000 unit perbulan. Agar target dapat terealisasi, tahun ini Oppo berencana menambah 45 outlet lagi di Gresik sehingga total ada 100 outlet. (fir/ris)

(sb/fir/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia