Minggu, 27 May 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Penghuni Kos dan Kontrakan Didata Ulang

Rabu, 16 May 2018 15:59 | editor : Aries Wahyudianto

Polisi dan Koramil mendata pendatang yang tinggal di rumah Kecamatan Driyorejo.

Polisi dan Koramil mendata pendatang yang tinggal di rumah Kecamatan Driyorejo. (Yudhi/Radar Gresik)

Untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayah industri, Polsek Driyorejo dan Koramil setempat melakukan pendataan warga. Mereka ada warga pendatang yang tinggal di sejumlah rumah kos di Kecamatan Driyorejo.

Selain rumah kos, pendataan juga dilakukan pada penghuni rumah kontrakan. Langkah ini untuk mempersempit ruang gerak teroris. Kapolsek Driyorejo AKP Adam Purbantoro menyampaikan, pihaknya tidak mau kecolongan sekaligus sebagai bentuk antisipasi.

Dikatakan, hasil sementara, belum ditemukan indikasu warga yang mencurigakan. "Kalau ada langsung diamankan," ujar AKP Adam Purbantoro, kemarin.

Ada empat desa yang didata, masing-masing Desa Bambe, Cangkir, Krikilan dan Driyorejo. Personil di Mapolsek juga disiagakan. Masyarakat juga diminta tetap waspada. "Kami minta masyarakat tetap tenang. Melakukan aktifitas seperti biasanya. Nemun, tetap waspada," imbuh mantan Kasat Reskrim Polres Gresik ini.

Sebelumnya, seluruh personil Polres Gresik di masing-masing wilayah diminta meningkatkan kewaspadaan. "Status siaga menunggu perkembangan situasi," kata Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Diketahui, akhir tahun 2016 lalu Detasemen Khusus (Densus) 88 mengamankan terduga teroris dk salah satu rumah di perumahan Kota Baru Driyorejo.(yud/ris)

(sb/yud/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia