Sabtu, 26 May 2018
radarsurabaya
icon-featured
Hukum & Kriminal Surabaya
SELAMAT JALAN: Vincentius Evan dan Nathanael

Nathan yang Penurut, Evan Ingin Sekolah ke SMP Petra Manyar

Rabu, 16 May 2018 21:29 | editor : Abdul Rozack

SELAMAT JALAN: Vincentius Evan dan Nathanael

SELAMAT JALAN: Vincentius Evan dan Nathanael (ISTIMEWA)

SURABAYA - Korban meninggal akibat ledakan bom bunuh diri kakak beradik Vincentius Evan, 11, dan Nathanael, 8, akhirnya meninggal dunia setelah sempat menjalani operasi penyelamatan. Semasa hidupnya, kakak beradik ini dikenal sebagai anak yang ceria. 

"Seperti anak kebanyakan, ceria suka main ke rumah. Kebetulan dia adalah teman sekolah anak saya," ujar Hadi, Wakil Ketua RT 7 Barata Jaya XXI, di mana kakak beradik itu tinggal, Senin(14/5). 

Hadi mengaku sangat menyayangkan musibah yang menimpa tetangganya ini. Padahal, tahun depan Evan memasuki jenjang SMP. "Mau masuk SMP Petra Manyar itu," imbuhnya.

Sementara Nathan adiknya, menurut tetangga sekitar juga dikenal sebagai anak yang ceria. Misalkan dia menurut saat disuruh orang tuanya untuk membeli sesuatu ke warung.

"Dia sering ke warung saya, ya disuruh mamanya beli ini dan itu," ujar Jaman Harsono, salah satu tetangga keduanya.

Senin petang, rumah keluarga korban nampak sepi, bahkan lampu peneranganpun tidak menyala. Hanya ada dua karangan bunga yng diletakkan di depan gerbang dari 031 Brompton dan keluarga besar GOR Mikasa.

Hingga saat ini, jenazah keduanya sedang berada di  rumah duka Adijasa, Demak, Surabaya. Nampak juga karangan bunga untuk Nathan dan Evan yang dikirim dari Istri Kapolri Ny. Tito Karnavian dan istri Kapolda Jawa Timur, Lita Machfud Arifin di depan ruang duka nomor 5 dan 6 ini." 

Sementara Weni, ibu Korban meninggal sedang dirawat di Rumah Sakit Bedah Manyar setelah menjalani Operasi  Senin sore (14/5). Evan meninggal terlebih dahulu karena luka bakar yang parah, sementara Nathan meninggal di rumah Sakit Bedah Surabaya, Minggu (13/5), 20.12 WIB setelah menjalani operasi amputasi dengan tekanan darah drop.

Nathanael, Vincentius Evan dan Weni adalah keluarga korban pengeboman di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngangel Madya, Minggu pagi. Ketiganya berencana untuk menjalani ibadah minggu bersama dan bencana itu terjadi sesaat sebelum ketiganya memasuki gereja.(is/no)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia