Sabtu, 26 May 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Wakapolrestabes Support Anggota Korban Bom

Kamis, 17 May 2018 03:00 | editor : Abdul Rozack

BESUK: Wakapolrestabes Surabaya AKBP Pratomo Satriawan bersama rombongan yang berjumlah 30 orang.

BESUK: Wakapolrestabes Surabaya AKBP Pratomo Satriawan bersama rombongan yang berjumlah 30 orang. (Ismaul choiriyah/radar surabaya)

SURABAYA - Sebanyak 30 orang rombongan dari polrestabes Surabaya datangi RSUD dr. Soetomo, Selasa pagi(15/5). Rombongan itu dipimpin oleh Wakapolrestabes Surabaya AKBP Pratomo Satriawan, SIK, MH. Turut hadir, istri Kapolda Jatim Ny. Lita Machfud Arifin. Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian Polrestabes kepada anggotanya yang terluka dalam bertugas. 

"Kunjungan ini merupakan Post Disaster Treatment(layanan paska bencana,Red) kepada salah satu anggota kami yang dirawat di sini," ujar AKBP Pratomo Satriawan, SIK,MH. 

AKP Cinthya  Dewi Ariesta, Kasubag Humas Polrestabes Surabaya mengatakan,  turut hadir dalam rombongan seorang psikolog dan dokter  untuk memberikan semangat dan motivasi kepada pasien untuk menghilangkan trauma. 

"Kami juga membawa team trauma healing untuk memberi support kepada pasien," terangnya.

Kunjungan ini dilakukan di dua rumah sakit yakni RSUD dr. Soetomo dan RS Bhayangkara di mana dua polisi korban ledakan dirawat. 

AKP Cinthya melanjutkan, sehari sebelumnya Aiptu Ahmad Nurhadi telah diberikan kenaikan pangkat dari Polda Jatim diwakili oleh istrinya, Nunung Ivana.

"Kenaikan pangkat luar biasa setingkat lebih tinggi untuk mereka yang melakukan pengamanan. Ini 

diberikan sebagai wujud penghargaan kedinasan pada anggota yang melakukan pengamanan dan terkena impact dari ledakan," paparnya.

Tidak hanya kenaikan pangkat, pihak Polrestabes Surabaya juga akan memberikan santunan kepada polisi yang terdampak ledakan. "Ia akan kami berikan santunan dan sedang kami uruskan," imbuhnya.

Seperti diketahui, Aiptu Ahmad Nurhadi adalah salah satu korban bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel, Minggu(13/5) pagi. Dari pengeboman tersebut, Aiptu Ahmad mendapatkan trauma hebat di bagian telinga dan mata dan sedang menjalani perawatan intensif di IGD RSUD dr Soetomo Surabaya.(is/no)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia