Senin, 25 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Ramadan, Tren Transaksi di Pegadaian Mulai Naik

Jumat, 25 May 2018 16:24 | editor : Wijayanto

Ramadan, Tren Transaksi di Pegadaian Mulai Naik

SURABAYA - Di hari kesepuluh awal puasa, lonjakan transaksi kredit di PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah XII Jawa Timur sudah terasa. Tren gadai saat momen Ramadan dan Lebaran mulai mengalami peningkatan dibandingkan dengan hari biasanya.

Pimpinan Wilayah Pegadaian Jawa Timur Hermawan Aries Andi memprediksi tren gadai saat Ramadan akan mengalami peningkatan tipis sekitar 2 persen. Menurutnya, peningkatan transaksi kredit sudah terasa sejak bulan April lalu dan diprediksi akan terus melonjak hingga minggu kedua puasa. Namun, biasanya ketika sampai di sepuluh hari menjelang Lebaran, tren gadai akan mulai menurun.

"Justru tren menebus barang yang digadai ini yang akan meningkat jelang Lebaran," terangnya di Surabaya, Kamis (24/5).

Hermawan menjelaskan, tahun ini PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah XII Jawa Timur menargetkan penyaluran kredit sebesar Rp 4,8 triliun. Hingga kuartal pertama 2018, pihaknya sudah mampu merealisasikan capaian penyaluran kredit sebesar Rp 4,3 triliun.

"Jadi hingga akhir tahun ini sisanya hanya kurang Rp 500 miliar," tandasnya.

Hermawan menambahkan, capaian transaksi kredit sebesar Rp 4,3 triliun berasal dari kontribusi gadai emas sebesar 88 persen. Selain itu, pihaknya juga menargetkan adanya nasabah baru mencapai 1,4 juta nasabah. Menurutnya, hingga kini, jumlah agen tercatat sudah menembus angka 700 agen yang semula ditargetkan sebanyak 680 agen. Adapun kontribusi terbesarnya berasal dari Madiun, Madura, dan Jember.

"Mereka kebanyakan memggadaikan perhiasan emas, peralatan elektronik seperti handphone, televisi, dan laptop," tuturnya.

Sedangkan untuk mencapai target yang telah ditentukan. Hermawan mengaku telah melakukan berbagai macam upaya, salah satunya adalah dengan mempromosikan program Gadai Tanpa Bunga selama dua bulan. Menurutnya, program tersebut juga menjadi upaya mencari nasabah baru dan memberikan pengalaman bagi generasi milenial.

"Maksimal nilai yang digadaikan dalam program ini sebesar Rp 500 ribu. Dalam dua bulan akan bebas bunga kalau melebihi itu, bunga berlaku umum," imbuhnya.

Hermawan menambahkan, jika program Gadai Tanpa Bunga itu juga sudah disosialisasikan di beberapa kampus bersama OJK dan terus berlangsung hingga Desember 2018. (cin/hen)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia