Senin, 25 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment
Persiapan Asian Games 2018

Emilia Terus Asah Teknik Lompatan

Jumat, 25 May 2018 19:53 | editor : Abdul Rozack

Pelari gawang 100 meter putri Emilia Nova

Pelari gawang 100 meter putri Emilia Nova (istagram)

Jakarta - Pelari gawang 100 meter putri Emilia Nova masih fokus untuk memperbaiki teknik lompatan gawangnya sembari terus memulihkan cedera robek otot paha kanannya.

Emil merupakan salah satu atlet yang ikut berlatih ke Amerika Serikat untuk persiapan Asian Games 2018 bulan lalu. Walau masih dihantui trauma cedera yang menghantamnya di SEA Games 2017 lalu itu, Emil berhasil mengusirnya dengan tekad menjadi juara.

”Mau nggak mau setiap latihan harus di-push terus. Fokus ke perbaikan teknik saja untuk mengalihkan perhatian,” kata Emil.

Usaha kerasnya itu terbukti berhasil saat berlatih di Amerika Serikat.  Emil berhasil mencatatkan waktu terbaiknya, yakni 13,3 detik. Hasil ini diakui Emil diperolehnya setelah digodok dengan keras di sana. ”Diajarin ketika melompat kaki jangan terlalu lurus supaya cepat turun. Agak sedikit menekuk aja biar lebih cepat untuk lari,” ujar Emil.

Sementara itu pelatih sprint dan estafet putra Indonesia Eni Nuraini menuturkan bahwa dari hasil training camp di Amerika Serikat bulan April lalu, anak-anak didiknya masih kerap melakukan kesalahan yang cukup fatal. Mereka suka melakukan kesalahan saat start.

Eni menuturkan, selama 13 atlet yang akan berlaga di Asian Games 2018 dilatih di Amerika oleh pelatih kondang Harry Mara, hampir semuanya melakukan kesalahan tersebut.

Hal ini, kata Eni, jelas harus jadi evaluasi besar. Pasalnya, kecolongan di start biasanya akan berbuntut kekalahan.

"Di Amerika kemarin anak-anak banyak dapat lawan yang bagus. Di sana kelihatan sekali bahwa teknik start dan lari harus ada perbaikan," kata Eni. Dari kesalahan tersebut, kata Eni, ia harus segera memperbaiki kesalahan-kesalahan teknik itu. Dengan waktu yang sudah cukup mepet, Eni menambahkan ia tidak mau memberi beban lebih kepada anak-anaknya dalam meraih medali.

"Kita lakukan evaluasi lagi soal perbaikan start. Mengingat waktunya juga sudah mepet, jadi memang harus secepat mungkin," katanya.  (han/kar/JPC)

(sb/han/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia