Rabu, 20 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pemudik, Awas Kemacetan di Exit Tol Surabaya-Malang

Rabu, 13 Jun 2018 15:20 | editor : Abdul Rozack

AWAS PENUMPUKAN: Exit tol fungsional Singosari dikhawatirkan terjadi penumpukan kendaraan akibat persimpangan sebidang.

AWAS PENUMPUKAN: Exit tol fungsional Singosari dikhawatirkan terjadi penumpukan kendaraan akibat persimpangan sebidang. (jawapos)

SURABAYA - Terputusnya jalan tol Surabaya-Malang di Purwosari, Pasuruan dan baru nyambung lagi di Lawang, Kabupaten Malang. Membuat pemudik masih harus melewati titik macet Purwosari-Lawang yang biasa terjadi karena pasar tumpah. Bukan tidak mungkin, ada rekayasa lalu lintas atas tol fungsional di exit Purwosari. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim Wahid Wahyudi mengatakan, untuk jalan tol Surabaya-Malang, baru Surabaya-Pandaan yang operasional sejak tahun lalu. Sedangkan Pandaan-Purwodadi dan Lawang-Singosari fungsional pada mudik 2018. “Keluar Purwodadi, masuk lagi di lawang. Masuk lagi fungsional sampai Singosari,” ujar Wahid, Senin (11/6). 

Dikarenakan masih fungsional, lanjutnya, yang diperbolehkan melintas hanya kendaraan kecil. Begitu juga dengan peruntukkannya, Wahid menuturkan bahwa untuk masa mudik lebaran hanya dari arah Surabaya menuju ke Malang. Berbalik setelah H+2, bergantian dari arah Malang menuju Surabaya yang boleh melintas. 

Namun, kondisi tersebut bisa situasional jika terjadi kemacetan panjang. Mengingat exit tol Purwodadi sampai masuk kembali di Lawang merupakan titik macet yang biasanya masih terjadi meskipun setelah Idul Fitri. “Tentu rekayasa lalu lintas sesaat akan dilakukan jajaran kepolisian apa yang akan dilakukan. Kami sudah siapkan rambu,” jelasnya. 

Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga Gatot Sulistyo hadi mengakui exit tol fungsional Pandaan-Purwosari tidak ada uji coba. Sehingga tidak begitu jelas kemungkinan kemacetan yang ditimbulkan. Namun hasil kordinasi yang telah di lakukan, seandainya terjadi kemacetan parah, evaluasi langsung dilakukan. “Manakala ada kemacetan maka tol akan ditutup untuk sementara atau mungkin akan di keluarkan di perempatan sebidang ,” kata Gatot. 

Pastinya, Pemprov Jatim berusaha semaksimal mungkin agar tidak terjadi antrian panjang di exit tol. Terlebih fokus utama terletak pada tol fungsional Pandaan-Malang. Titik exit Singosari yang diprediksikan bakal terjadi kemacetan. Pasalnya, di daerah tersebut terdapat pertigaan krosing dari arah Surabaya menuju Malang dan Batu. 

“Keluar dari exit tol itu ada krosing kendaraan menuju ke Batu. Ada krosing ke Malang dan ke Batu, itu yang kami prediksi mungkin ada kemacetan. Makanya tadi seperti yang saya katakan akan diurai saat kondisi di lapangan,” pungkas Gatot. (bae/rak)

(sb/bae/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia