Jumat, 22 Jun 2018
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Awas, Lalin Jembatan Ngantru Sering Macet

Minggu, 09 Jul 2017 10:53 | editor : Andrian Sunaryo

HATI-HATI : Kendaraan melintasi jembatan Ngantru padat merayap, Sabtu (8/7)

HATI-HATI : Kendaraan melintasi jembatan Ngantru padat merayap, Sabtu (8/7) (Median Dona Dini/RAdar Tulungagung)

Arus lalu lintas di sekitar pertigaan dekat Jembatan Ngujang madat merayap sekitar pukul 13.00 kemarin (8/7). Bahkan, arus lalu lintas di jembatan tersebut sempat macet sepanjang 500 meter. Kemacetan ini karena ada pertemuan kendaraan dari Kediri-Tulungagung, dan Blitar-Tulungagung. Tak pelak hal ini membuat polisi merekayasa lalu lintas di jalur tersebut. Tujuannya, untuk mengurai kemacetan.

Seperti diketahui jalan raya Ngantru tepatnya di persipangan tiga di daerah jembatan Ngujang rawan kemacetan. Selain dikarenakan penyempitan jalan di jembatan yang menyebabkan bottle neck, ditambah lagi ada persimpangan yang merupakan pertemuan dari ketiga arah kota yakni Kediri-Blitar-Tulungagung. Ini penyumbang kemacetan dan rawan kecelakaan.

“ Sejak pagi kami sudah memasang tali pemisah di tengah jalan dari jembatan hingga ke polsek untuk mencegah masyarakat yang langsung belok di pertigaan depan jembatan,  untuk mencegah kemacetan,” ungkap Kapolsek Ngantru AKP Maga Fidri Isdiawan melalui Humas Polsek Ngantru  Aiptu Joko Wahyono.

Dia mengatakan,  kemacetan terjadi pada hari ini (kemarin). Pasalnya, ini merupakan akhir pekan Sabtu dan Minggu. Selain itu, libur pelajar mulai habis. Tentu banyak yang balik ke rumah baik itu keluar kota atau kembali ke Tulungagung.

Menurut dia rekayasa  lalu lintas dengan pemasangan tali dan tiang untuk memisahkan arus di sekitar jembatan Ngujang terbilang efektif. Karena masyarakat harus memutar jauh ketika mau berbelok di pertigaan depan jembatan. Dengan ini penumpukan kendaraan di pertigaan depan jembatan tidak terjadi.  “Jalan di sini (jalan Raya Ngantru) memang sering terjadi kecelakaan karena jalan yang lurus cukup panjang, sehingga orang mengemudikan kendaraan cenderung kecepatan tinggi,” katanya.

Joko Wahyono menambahkan, selain sering macet, jalur di sini juga sering menelan korban. Di sini juga rawan laka lantas, karena itu masyarakat harus hati-hati, ketika melintas daerah Ngantru. (c1/and) 

(rt/dre/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia