Senin, 18 Jun 2018
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Turunkan Angka Kematian, Latih SDM PSC Kabupaten Trenggalek

Jumat, 23 Feb 2018 08:50 | editor : Anggi Septian Andika Putra

TANGANI KORBAN : Tim PSC saat praktik memberikan bantuan hidup dasar (BHD) dan mengangkut ke ambulans untuk dibawa ke rumah sakit.

TANGANI KORBAN : Tim PSC saat praktik memberikan bantuan hidup dasar (BHD) dan mengangkut ke ambulans untuk dibawa ke rumah sakit. (TITIN/RATU)

TRENGGALEK – Menjadi rangkaian dari pelatihan SDM oleh Public Safety Center (PSC) Kabupaten Trenggalek, selama dua hari kemarin (20-21/2), sejumlah tenaga kesehatan mendapatkan pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) dan simulasi penanganan keselamatan korban gawat darurat. Mereka tenaga kesehatan dari RSUD dr Soedomo, dokter, dan perawat puskesmas, klinik pratama, serta klinik utama.

Sebagaimana pelatihan pada gelombang pertama lalu, pada gelombang kedua ini para peserta juga mendapatkan pelatihan. Baik secara teori maupun praktik. Penyampaian materi berlangsung di salah satu hall di Hotel Hayam Wuruk. Sedangkan secara praktik dilakukan di halaman hotel, lengkap dengan ambulans dan perlengkapan pendukung lainnya.

Materi disampaikan oleh Tim BLS IGD RSUD dr Iskak Tulungagung. Dr Bobi Prabowo, Sp EM menekankan pentingnya sosialisasi call center 119 kepada masyarakat. Baik melalui media massa maupun media sosial. Tujuannya, agar masyarakat yang mengetahui adanya korban gawat darurat menyampaikan informasi melalui call center sehingga korban akan lebih cepat tertangani.

Dalam simulasi penyelamatan korban gawat darurat digambarkan sesuai argoritme kerja PSC. Masyarakat menelepon ke PSC, kemudian PSC menghubungi puskesmas terdekat. Puskesmas melakukan penjemputan dengan tim dokter, perawat, dan sopir. Kemudian dilakukan penanganan awal di lokasi kejadian sesuai kasus yg ditemukan. Korban kemudian diangkut ke ambulans. Selama perjalanan, petugas menghubungi tempat rujukan yang dituju.

Koordinator PSC Kabupaten Trenggalek dr Rofiq Hindiono, MMRS kembali mengingatkan peran aktif masyarakat untuk menghubungi call center 119 atau 0355-791119 jika menemui gawat darurat. Petugas akan menindaklanjuti panggilan tersebut dengan mengirimkan ambulans dan tenaga kesehatan dari puskesmas terdekat menuju lokasi kejadian.

LATIH TENAGA KESEHATAN : Para dokter dan perawat puskesmas, klinik pratama, dan klinik utama, serta tenaga kesehatan dari RSUD dr Soedomo yang mengikuti pelatihan BHD.

LATIH TENAGA KESEHATAN : Para dokter dan perawat puskesmas, klinik pratama, dan klinik utama, serta tenaga kesehatan dari RSUD dr Soedomo yang mengikuti pelatihan BHD. (titin / ratu)

 "Di tahun 2018 ini direncanakan akan dibangun gedung PSC yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, dekat pos polisi. Semoga terlaksana dan pelayanan semakin maksimal," ucap dr Rofiq. (ed/tin)

(rt/ang/ang/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia