Jumat, 25 May 2018
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Pemkab Trenggalek Raih Bintang Tiga dari Kemendagri

Prestasi Kinerja Meningkat Pesat

Jumat, 27 Apr 2018 10:24 | editor : Anggi Septian Andika Putra

RANGKING NASIONAL: PLT Bupati Trenggalek H. Moch. Nur Arifin (paling kanan) usai menerima penghargaan penyelenggaraan  pemerintah  Daerah.

RANGKING NASIONAL: PLT Bupati Trenggalek H. Moch. Nur Arifin (paling kanan) usai menerima penghargaan penyelenggaraan pemerintah Daerah.

TRENGGALEK - Kabupaten Trenggalek dalam dua tahun perjalanan di bawah kemudi Bupati Dr Emil Elestianto Dardak, MSc dan pasangnyanya H Moch Nur Arifin berhasil meningkatkan rangking nasional penyelenggaraan pemerintahan daerah dan meraih status “Sangat Tinggi Bintang Tiga”. Ini merupakan penghargaan bergengsi atas raihan prestasi kinerja untuk wilayah kabupaten yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam puncak acara Hari Otoda XXll Tahun 2018 di Jakarta.

Atas capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek di Tahun 2016, H Moch Nur Arifin sebagai Plt Bupati Trenggalek yang sementara waktu menggantikan Dr Emil Elestianto Dardak MSc yang tengah cuti di luar tanggungan negara karena sedang mengikuti rangkaian Pilkada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, diundang dan hadir secara pribadi dalam acara Malam Apresiasi  Kinerja Pemerintah Daerah. Acara berlangsung pada Rabu (25/4) di Hotel Sultan Jl Gatot Subroto Jakarta,  yang dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo, kepala BPKP, dan pejabat tinggi lingkup Kemendagri.

Raihan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas kewajiban Pemkab Trenggalek dalam memenuhi dan memberikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD). Kewajiban ini sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan UU Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah memuat capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelaksanaan tugas pembantuan. Bupati menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada menteri melalui gubernur sebagai wakil pemerintah pusat yang dilakukan satu kali dalam setahun. Dan disampaikan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. Laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah digunakan sebagai bahan evaluasi dan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan daerah oleh pemerintah pusat.

Kabag Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Trenggalek Drs Edi Soeprianto menyampaikan bahwa ada beberapa tahapan yang dilakukan evaluator yang akan melaksanakan evaluasi dan verifikasi.

Pertama, evaluator dari tim daerah yang terdiri dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, Inspektorat Provinsi Jawa Timur, dan BPKP Perwakilan Jawa Timur melakukan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) sekitar bulan Mei sampai dengan Juni. Kemudian menghitung ketepatan jumlah anggaran, jumlah personel, dan mendata capaian kinerja. Juga memastikan tersedianya data pendukung pada setiap capaian kinerja serta menyusun secara sistematis untuk memudahkan pelaksanaan EKPPD oleh tim nasional."

"Yang kedua, evaluator tim nasional yaitu Kemendagri dan BPKP pusat melaksanakan evaluasi atas kinerja pada bulan Oktober di setiap tahunnya dan meminta evaluator tim daerah didampingi penyusun LPPD kabupaten untuk melaksanakan EKPPD,” ucap Edi.

Dari rangkaian penilaian tim atas 700 indikator yang sudah ditetapkan Kemendagri melalui proses yang panjang tersebut pada tahun 2015, Kabupaten Trenggalek mendapat peringkat ke-95 nasional untuk kategori kabupaten dengan skor nilai 3,1201. Berikutnya meningkat drastis pada tahun 2016 berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri No 100-53 Tahun 2018 tentang Peringkat dan Status Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Secara Nasional, Kabupaten Trenggalek mendapat peringkat 15 nasional untuk kategori kabupaten dengan skor nilai 3,4722. Hal tersebut merupakan raihan prestasi kinerja status “Sangat Tinggi Bintang Tiga” yang disematkan Kemendagri.

Dikonfirmasi di akhir acara, Plt Bupati Trenggalek H Moch Nur Arifin menyampaikan prestasi ini merupakan raihan yang luar biasa bagi Trenggalek. Dari nominasi 397 kabupaten se-Indonesia, untuk tahun ini Trenggalek mendapat kenaikan ke rangking 15. Plt Bupati Arifin berharap di tahun mendatang bisa masuk 10 besar rangking nasional

"Terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada seluruh stakeholder Pemkab Trenggalek. Ini merupakan sarana mewujudkan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucap Plt Bupati Arifin. (*) 

(rt/ang/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia