Senin, 28 May 2018
radartulungagung
icon featured
Pendidikan

SMK Sore Tulungagung Gelar Purnawiyata

389 Siswa Sudah Diterima di Dunia Industri

Rabu, 02 May 2018 16:18 | editor : Anggi Septian Andika Putra

DIIRINGI KARAWITAN: Prosesi penyematan wisuda oleh wali kelas.

DIIRINGI KARAWITAN: Prosesi penyematan wisuda oleh wali kelas. (Yos / RATU)

TULUNGAGUNG – SMK Sore Tulungagung menggelar purnawiyata kelas XII tahun ajaran 2017/2018 di halaman sekolah pada Sabtu (28/4) kemarin.

Diikuti sebanyak 816 siswa, terdiri dari enam kompetensi keahlian. Di antaranya Teknik Gambar Bangunan, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Pemesinan, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Kendaraan Ringan, serta Teknik Sepeda Motor.

Hadir dalam acara tersebut, pengurus Yayasan Islam Sunan Rahmat, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Tulungagung Solikin, SPd, MPd, muspika Kecamatan Boyolangu, kepala SMK negeri dan swasta Kabupaten Tulungagung, dewan guru SMK Sore Tulungagung, wali murid siswa kelas XII, serta perwakilan dari Suzuki, Honda, dan PJB.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMK Sore Tulungagung Drs Masdugi mengimbau kepada seluruh siswa jika setelah pengumuman nanti untuk tidak merayakan kelulusan dengan hal-hal negatif.

Seperti corat-coret baju, konvoi, maupun melakukan kegiatan yang melanggar hukum. Dan jika hal itu terjadi, pihak sekolah sudah tidak ada waktu lagi untuk mengurus bentuk pelanggaran siswanya.

Karena pada tanggal tersebut sudah berlangsung ujian kelas X dan XI. “Lebih baik kalian merayakan kelulusan dengan keluarga di rumah,” tuturnya.

Masdugi menambahkan, dari total 816 siswa, sejumlah 389 siswa sudah diterima di dunia kerja industri. Baik itu skala nasional maupun internasional. Awal pemberangkatan akan dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2018.

“Saya berpesan kepada siswa yang belum mendapatkan tempat kerja untuk selalu koordinasi dengan bursa kerja sehingga sewaktu-waktu ada rekrutmen bisa dimanfaatkan,” tutur Masdugi.

Sementara itu, di tahun ajaran 2018/2019, SMK Sore Tulungagung akan menambah dua kompetensi keahlian dan sudah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Yakni Teknik Pengelasan dan Teknik Elektronika Industri. Saat ini, SMK Sore Tulungagung juga sudah menjalin kerja sama dengan Honda, Suzuki, PJB, dan Telkom (dalam proses) yang nantinya akan menjadi kelas khusus. Kerja sama ini mencakup sinkronisasi kurikulum, penempatan prakerin siswa, dan tidak menutup kemungkinan rekrutmen tenaga kerja.

Sedangkan untuk calon siswa baru yang sudah mengambil formulir pendaftaran lebih dari 700 siswa. Tentunya ini menjadi hal yang positif bagi SMK Sore Tulungagung, mengingat pendaftaran resmi baru dibuka pada tanggal 21 Mei. “Oleh karena itu, saya mengimbau kepada bapak ibu, jika ingin mendaftarkan putra-putrinya, jangan pada gelombang kedua. Sebab, apabila nantinya kuota sudah terpenuhi, maka pendaftaran akan ditutup,” pungkasnya.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut diadakan penyerahan penghargaan kepada 10 siswa berprestasi dan penyerahan MoU dari Honda, Suzuki, dan PJB kepada Kepala SMK Sore Tulungagung. (yos/adv/ed/wen)

RAYAKAN KELULUSAN DENGAN KELUARGA: Sambutan Kepala SMK Sore Tulungagung Drs Masdugi pada purnawiyata, Sabtu (28/4).

RAYAKAN KELULUSAN DENGAN KELUARGA: Sambutan Kepala SMK Sore Tulungagung Drs Masdugi pada purnawiyata, Sabtu (28/4).

JALIN KERJA SAMA: Drs Masdugi didampingi staf SMK Sore foto bersama perwakilan Suzuki, Honda, dan PJB, usai penyerahan MoU.

JALIN KERJA SAMA: Drs Masdugi didampingi staf SMK Sore foto bersama perwakilan Suzuki, Honda, dan PJB, usai penyerahan MoU.

(rt/ang/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia