Sabtu, 26 May 2018
radartulungagung
icon featured
Politik

Puti Guntur Dampingi Megawati Nyekar ke Makam Bung Karno

Jelang Ramadan

Jumat, 11 May 2018 09:18 | editor : Anggi Septian Andika Putra

NYEKAR KAKEK :  Cawagub nomor 2, Puti Guntur Soekarno nyekar ke Makam Bung Karno, kakeknya, di Kota Blitar kemarin. Dia mendampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

NYEKAR KAKEK : Cawagub nomor 2, Puti Guntur Soekarno nyekar ke Makam Bung Karno, kakeknya, di Kota Blitar kemarin. Dia mendampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (TIM PEMENANGAN GUS IPUL-PUTI FOR RADAR TULUNGAGUNG)

BLITAR - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur (Jatim) nomor 2, Puti Guntur Soekarno, mendampingi Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berziarah ke Makam Bung Karno di Kota Blitar, kemarin.

Megawati turun di Bandara Abdurrahman Saleh, Malang, bersama sejumlah rombongan. Terlihat Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Prananda Prabowo (putra Megawati), Ketua DPP PDIP Idham Samawi, serta sejumlah anggota DPR RI.

Turun dari tangga pesawat, Megawati dan rombongan disambut Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Puti Guntur Soekarno, Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi, dan Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari Bisowarno. Ada pula Walikota Batu Dewanti Rumpoko.

YANG DIRESTUI :  Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berjalan hangat dengan Puti Guntur Soekarno, yang juga cucu Bung Karno. Puti adalah figur yang direstui Megawati untuk menjadi cawagub Jawa Timu

YANG DIRESTUI : Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berjalan hangat dengan Puti Guntur Soekarno, yang juga cucu Bung Karno. Puti adalah figur yang direstui Megawati untuk menjadi cawagub Jawa Timu (TIM PEMENANGAN GUS IPUL-PUTI FOR RADAR TULUNGAGUNG)

Calon Gubernur (Cagub) Saifullah Yusuf (Gus Ipul), pasangan Puti Guntur Soekarno, siang kemarin tidak ikut berziarah ke Blitar karena ada jadwal kegiatan di tempat lain. “Hari ini (Kamis kemarin, Red), saya libur kampanye.

Selain karena taat pada ketentuan KPU, juga menghormati umat Kristiani yang merayakan Hari Kenaikan Isa Almasih. Saya mendampingi Ibu Megawati untuk nyekar ke makam kakek saya, Bung Karno, di Kota Blitar,” kata Puti Guntur Soekarno.

Dari Abdurrahman Saleh Malang, Megawati dan rombongan bergerak menuju Kota Blitar. Ahmad Basarah, yang juga Wakil Sekjen DPP PDIP mengatakan,  nyekar ke Makam Bung Karno merupakan tradisi keluarga presiden ke-1 itu setiap menjelang bulan suci Ramadan. “Ibu Megawati dan keluarga mempunyai tradisi.

Setiap menjelang bulan suci Ramadan, diupayakan bisa nyekar ke Makam Bung Karno. Ini seperti tradisi umat Islam di negeri ini, yang berziarah ke makam orang tua dan keluarga ketika menyambut Ramadan,” kata Basarah.

Puti Guntur Soekarno merasa bersyukur, pada tahun ini, menjelang bulan suci Ramadan 1439 H, dirinya bisa nyekar ke Makam Bung Karno bersama Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri dan kerabat keluarga yang lain.

“Semoga kita semua, umat Islam, dapat menyiapkan diri sebaik-baiknya dalam menyongsong bulan suci Ramadan. Semoga Allah SWT membimbing kita semua. Amin,” kata Puti.

Di Makam Bung Karno yang terletak di Kelurahan Bendogerit, Kota Blitar, ziarah dibagi dalam dua sesi. Pertama untuk rombongan, bukan keluarga. Terlihat di antara rombongan yang hadir menaburkan bunga ke pusara Sang Proklamator. Mereka kemudian berbarengan melakukan tahlil.

Setelah selesai, rombongan dipersilakan turun. Pada sesi kedua, ziarah dilakukan keluarga. Megawati, Prananda, dan Puti Guntur Soekarno terlihat duduk hening. Berdoa untuk almarhum Bung Karno.

“Kami dari DPP PDIP, bersama kawan-kawan seperjuangan lain, mempunyai tradisi untuk nyekar ke Makam Bung Karno bersama Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri, Red),” kata Hasto Kritiyanto, Sekretaris Jenderal DPP PDIP.

Saat ini, Makam Bung Karno menjadi salah satu destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi para peziarah dari berbagai penjuru tanah air. Begitu pula dengan Makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), presiden ke-4, di Jombang.

Di Jatim, ada lima makam penting Wali Songo yang tiada henti dikunjungi peziarah. Kelima makam itu, Sunan Ampel di Kota Surabaya, Syeikh Maulana Malik Ibrahim, Sunan Giri di Gresik, Sunan Drajat di Paciran Lamongan, dan Makam Sunan Bonang di Tuban. (*/ed/and)

(rt/ang/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia