Senin, 18 Jun 2018
radartulungagung
icon featured
Ekonomi

Bupati Pastikan Harga dan Stok Sembako di Pasaran Aman

Selasa, 05 Jun 2018 09:35 | editor : Anggi Septian Andika Putra

TINJAU LANGSUNG: Pjs Bupati Jarianto beserta jajarannya mengecek harga bahan pokok di Pasar Ngemplak, kemarin (4/6).

TINJAU LANGSUNG: Pjs Bupati Jarianto beserta jajarannya mengecek harga bahan pokok di Pasar Ngemplak, kemarin (4/6). (RIDHO WISNU INDARTO/RATU)

TULUNGAGUNG– Jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pj Bupati Tulugagung Jarianto bersama jajarannya inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok ke Pasar Ngemplak Jalan KHR Fattah, Kelurahan Botoran, Kecamatan Tulungagung, kemarin (4/6) sekitar pukul 09.00.

Salah satu tujuan sidak, memeriksa langsung kondisi di lapangan, terutama terkait harga dan stok kebutuhan pokok.

Selain itu, untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tidak melambung pada saat Lebaran tahun ini.

Pj Bupati Jarianto mengatakan, jangan sampai ada tengkulak menimbun sehingga barang menjadi langka.

“Kita pantau terus tidak boleh terjadi penimbunan makanya dipastikan barangnya ada dan harganya tidak melambung,” ungkapnya.

Saat sidak, dia berinteraksi langsung dengan para pedagang dan menanyakan seputar harga dan stok barang. Hasilnya diketahui, ada beberapa penurunan harga.

Seperti bawang merah turun menjadi Rp 33 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram.

Sedangkan harga bahan pokok masih stabil. Di antaranya beras dengan kualitas medium kebawah harganya berkisar di antara Rp 8.500–Rp 9 ribu per kilogram.

Harga daging untuk bagian A seperti dada dan paha dalam masih Rp 110.000 per kilogram, sedangkan bagian lainnya berkisar di antara Rp 90.000 – Rp 100.000 per kilogram.

“Jangan sampai masyarakat mengalami kesulitan menjelang Hari Raya Idul Fitri, terutama untuk kebutuhan-kebutuhan bahan pokok,” katanya.

Maka, lanjut pria berkacamata itu, kebutuhan-kebutuhan bahan pokok akan terus dijaga dan diawasi agar terkendali.

“Tim ekonomi akan selalu mengawasi kejadian-kejadian yang ada di lapangan agar tidak semaunya sendiri,” jelasnya.  

Dia menambahkan, untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok, dari tim ekonomi selalu memantau kondisi lapangan.

Terutama pengawasan para distributor. Sekarang ada ketentuan dari Menteri Pertanian dan Perdagangan mengenai harga-harga bahan pokok agar tidak melebihi target yang telah ditentukan pemerintah.

“Kita yang harus jaga kondisi saat ini, semoga ini bisa dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat Kabupaten Tulungagung,” tandasnya.

Bukan hanya itu, tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung, juga tetap memantau kondisi harga berbagai kebutuhan di pasar.

Tentunya koordinasi dengan pihak terkait lainnya juga dilaksanakan. Intinya, jangan sampai harga melambung tinggi, dan stok sulit diperoleh. (c1/wen/din) 

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia