Kamis, 21 Jun 2018
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Ratakan Tanah, Temukan Arca Dewa Brahma

Rabu, 06 Jun 2018 09:09 | editor : Anggi Septian Andika Putra

BENDA BERSEJARAH : Warga ketika melihat Arca Perwujudan Dewa Brahma yang ditemukan di Desa Gondang, kemarin (4/6).

BENDA BERSEJARAH : Warga ketika melihat Arca Perwujudan Dewa Brahma yang ditemukan di Desa Gondang, kemarin (4/6). (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK –  Masyarakat Desa Gondang, Kecamatan Tugu dan sekitarnya kemarin (4/6) mendadak heboh.

Pasalnya di rumah Saifudin, salah seorang warga setempat ditemukan sebuah patung yang diduga sebagai perwujudan arca Dewa Brahma peninggalan zaman lampau alias benda cagar budaya.

Untuk itu, hingga saat ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek masih berkoordinasi dengan Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta, dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur untuk meneliti lebih lanjut temuan tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapat Jawa Pos Radar Trenggalek di sekitar lokasi penemuan benda tersebut terjadi pada Selasa (2/6) lalu. Saat itu, Saifudin berniat meratakan tanah dihalaman rumah agar mudah digunakan untuk jalan.

Namun, setelah menggali dengan kedalaman sekitar 30 sentimeter, tiba-tiba penggaliannya terhenti, karena linggis yang dia gunakan tersangkut pada sebuah batu.

“Seketika itu penggalian saya hentikan, untuk mengangkat batu tersebut, agar tidak mengganggu pekerjaannya lagi,” ungkap Saifudin.

Dia melanjutkan, namun, betapa kagetnya dia setelah mengetahui batu yang menyangkut tersebut berbeda dengan batu pada umumnya. Sebab secara sepintas batu tersebut terlihat ukiran mirip gadha. Sehingga dirinya langsung mengikis tanah di sekitar batu tersebut dan mengangkatnya.

“Ternyata kecurigaan saya benar, sebab setelah diangkat dan dibersihkan batu itu berbentuk seperti arca peninggalan zaman dahulu,” katanya.

Seketika itu, dirinya langsung menghentikan proses penggalian kolam ikan tersebut, karena banyak warga yang datang.

Hingga pihak berwajib, datang untuk menyelidiki temuan tersebut. Dari proses penyelidikan itu, didapat keterangan, arca yang ditemukan memiliki tinggi 60 sentimeter, jari-jari 30 sentimeter dan lebar sekitar 25 sentimeter.

“Sepertinya benda ini merupakan peninggalan zaman dahulu dan bernilai sejarah, makanya kami akan menyimpannya sekuat tenaga,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi Pelestarian Sejarah, Tradisi dan Cagar Budaya Disparbud Trenggalek, Agus Prasmono menambahkan, setelah mengetahui kabar tersebut dirinya langsung meninjau lokasi.

Sehingga berdasarkan pengamatan sementara berdasarkan bentuknya, benda yang ditemukan tersebut merupakan arca perwujudan Dewa Brahma, salah satu dewa di Agama Hindu. Selain itu, diperkirakan benda tersebut merupakan peninggalan zaman Kerajaan Majapahit.

Hal itu dibuktikan dengan arca tersebut membawa gadha, salah satu ciri khas masa kerajaan yang tersohor dengan Mahapatih Gajahmada tersebut.

Namun, hal tersebut masih perkiraan dan belum bisa dipastikan itu merupakan peninggalan kerajaan zaman dahulu atau bukan.

Untuk Disparbud akan melaporkan temuan tersebut ke Balar Yogyakarta, dan BPCB Jawa Timur untuk penelitian serta pemeliharaan lebih lanjut. Selain itu, kepada masyarakat juga dimbau agar tetap menjaganya.

”Kami juka akan berkoordinasi dengan polsek setempat untuk keamanan benda temuan ini, agar jangan sampai hilang akibat dicuri atau diambil orang lain,” jelas Agus. (jaz/tri)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia