Rabu, 20 Jun 2018
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Mobdin Tak Boleh Dibuat Mudik

Rabu, 06 Jun 2018 10:27 | editor : Anggi Septian Andika Putra

DIKANDANGKAN : Sejumlah kendaraan dinas terparkir di area gedung dewan kemarin. Kemungkinan besar tidak akan ada edaran kebijakan baru mengenai penggunaan kendaraan dinas saat hari raya.

DIKANDANGKAN : Sejumlah kendaraan dinas terparkir di area gedung dewan kemarin. Kemungkinan besar tidak akan ada edaran kebijakan baru mengenai penggunaan kendaraan dinas saat hari raya. (AGUS MUHAIMIN/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK – Selama libur Idul Fitri, aparatur sipil negara (ASN) dilarang memakai kendaraan dinas atau mobdin untuk kepentingan pribadi. Kendati hingga kini belum ada edaran resmi dari pemerintah, kendaraan dinas seyogianya hanya untuk kegiatan-kegaiatan kedinasan.

“Sama seperti tahun lalu, ya gak boleh dibawa mudik,” kata Agus Yahya, Plt badan keuangan daerah (bakeuda), kemarin (5/6).

Sementara ini, pihaknya mengaku belum mendapat instruksi secara jelas kapan kendaraan dinas tersebut harus dikandangkan.

Meski begitu, para pejabat atau ASN di Kota Keripik Tempe ini memiliki kesadaran tinggi terkait pemakaian kendaraan dinas tersebut. Sehingga tidak mungkin memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi atau keluarga.

“Mobil dinas itu ya hanya untuk dinas,” katanya.

Meskipun belum ada edaran resmi mengenai larangan penggunaan mobdin, kemungkinan besar ketentuan mengenai hal tersebut tidak jauh beda seperti tahun sebelumnya. Ya, ASN dilarang membawa kendaraan dinas untuk mudik.

Sementara itu, Plt Bupati Mocammad Nur Arifin saat ditanya ada tidaknya edaran resmi mengenai larangan penggunaan kendaraan dinas, tidak menjawab secara mendetail. Dia hanya mengaku tidak akan mengeluarkan kebijakan baru mengenai perlakuan terhadap hari raya tahun ini.

“Saya tidak mengeluarkan kebijakan baru, mengikuti tahun-tahun sebelumnya,” katanya. (hai/ed/and)

 

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia