Selasa, 19 Jun 2018
radartulungagung
icon featured
Politik

Semangat Menangkan Gus Ipul-Puti

Kamis, 07 Jun 2018 10:11 | editor : Anggi Septian Andika Putra

NYEKAR BUNG KARNO : Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (baju batik merah) nyekar ke Makam Bung Karno di Kota Blitar, Rabu (6/6) kemarin. Memperingati Hari Lahir Bung Karno, PDIP makin semangat memenangkan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno, nomor 2, d

NYEKAR BUNG KARNO : Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (baju batik merah) nyekar ke Makam Bung Karno di Kota Blitar, Rabu (6/6) kemarin. Memperingati Hari Lahir Bung Karno, PDIP makin semangat memenangkan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno, nomor 2, d (TIM PEMENANGAN GUS IPUL-PUTI FOR RATU)

BLITAR - Memperingati Hari Lahir Bung Karno, Rabu (6/6) kemarin, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto nyekar ke Makam Sang Proklamator itu di Bendogerit, Kota Blitar.

Ziarah itu sebagai bagian dari peringatan Juni Bulan Bung Karno, 6 Juni diperingati sebagai hari kelahiran Sang Putera Fajar itu tahun 1901 di kampung Pandean Gang 4/40, Kota Surabaya.

“Semakin tebal semangat dan keyakinan kami untuk memenangkan cucu beliau, Mbak Puti Guntur Soekarno, sebagai wakil gubernur Jawa Timur,“ kata Hasto usai nyekar di Makam Bung Karno.

Dalam pilkada Jawa Timur, PDIP bersama PKB, PKS, dan Gerindra, mengusung Calon Gubernur (Cagub) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Puti Guntur Soekarno, kandidat nomor 2.

“Inilah pasangan yang membawa semangat Merah Putih, yang melayani rakyat dan mengayomi semua golongan. Bersih, penuh integritas, dan punya cita-cita kerakyatan yang jelas,” kata Hasto.

Insinyur teknik dari UGM itu didampingi sejumlah aktivis perempuan PDIP yang mengenakan kerudung merah. Seperti khas dikenakan Cawagub Puti Guntur Soekarno. Salah satunya, Eva Kusuma Sundari, anggota DPR RI dari fraksi PDIP.

Ada pula istri kepala daerah dan wakil kepala daerah, pimpinan DPRD, dari PDIP di Jawa Timur. Juga terlihat Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur Budi ‘Kanang’ Sulistiyo, Ir Sulistyorini S. Taufik Achwan, anggota DPRD dari fraksi PDIP di kota dan kabupaten, dan pengurus PDIP lain.

“Bung Karno dan seluruh gagasannya adalah inspirasi yang tidak pernah habis bagi Indonesia. Bung Karno adalah seorang pejuang dan pengabdi sampai akhir hayat,” kata Hasto.

Dia menyebut Puti Guntur Soekarno tidak hanya mewarisi hubungan darah dengan kakeknya, Bung Karno. Lebih dari itu, kata Hasto, Puti Guntur mewarisi gagasan-gagasan ideologis yang dibangun Bung Karno sejak muda hingga wafat.

“Mbak Puti Guntur Soekarno mendapat tugas dari Ibu Megawati (ketua umum PDIP, Red) untuk merajut Merah Putih dan merawat kebangsaan di Jawa Timur. Mendampingi Gus Ipul, santri dan kader NU,” kata Hasto.

Cita-cita Bung Karno tentang masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur, kata Hasto, kelak diwujudkan kebijakan-kebijakan pemerintahan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

“Seperti pendidikan gratis SMA/SMK negeri, nutrisi makmur bagi ibu-ibu hamil dan pemilik balita, kartu Jatim sehat, serta pemberdayaan ekonomi bagi kaum perempuan. Itu contoh rencana kebijakan Mbak Puti Soekarno ke depan,” kata dia.

Dia berkeyakinan, peringatan Hari Lahir Bung Karno hari ini akan menyatukan seluruh gerakan perjuangan untuk Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno.

“Juni Bulan Bung Karno adalah momen tepat untuk menyatukan semua tekad, memenangkan Gus Ipul-Mbak Puti Soekarno di pilkada Jawa Timur,” kata Hasto.

Dukungan terus mengalir dari berbagai pihak untuk memperkuat suara dukungan Gus Ipul-Puti Soekarno. Saat Hari Lahir Pancasila, Jumat (1/6) pekan lalu, Presiden Jokowi bertemu Puti Guntur Soekarno usai upacara peringatan.

Beredar foto-foto yang menunjukkan betapa akrab Jokowi dan Puti Soekarno.

“Kami membicarakan banyak hal, termasuk kondisi pilkada Jawa Timur. Pak Jokowi berpesan agar saya maju terus. Tidak usah tengok kanan-kiri. Terus temui rakyat Jawa Timur,” kata Puti setelah momen pertemuan itu.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku kagum dengan foto-foto keakraban Presiden Jokowi dan Puti.

“Saya surprise. Saya yakin, jarang yang mendapat perhatian begitu dari Bapak Presiden,” kata Risma.

Risma menilai, keakraban tersebut telah memberi arah bagi warga masyarakat Jawa Timur dalam menentukan pilihan di bilik-bilik suara, 27 Juni mendatang. Apalagi Jokowi memiliki jutaan pengagum di Jawa Timur.

“Warga Jawa Timur tahu arah senyuman Pak Jokowi,” kata Risma. (*/ed/and)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia