Senin, 18 Jun 2018
radartulungagung
icon featured
Trenggalek
Berkat Kerja Sama Antara Pemkab dan Kejari

Uang Lebih Bayar Rp 2,3 M Berhasil Diselamatkan

Kamis, 07 Jun 2018 11:09 | editor : Anggi Septian Andika Putra

PROGRESIF: Dari kiri, Bambang Agung Agus Setiaji (inspektur), Agus Yahya (Plt kepala bakeuda), Lulus Mustofa (Kejari Trenggalek), Kusprigianto (Plt sekda), Slamet Hariyadi (kasidatun), Muh Taufik (kasintel), dan Yusup Hadiyanto (kasipidsus).

PROGRESIF: Dari kiri, Bambang Agung Agus Setiaji (inspektur), Agus Yahya (Plt kepala bakeuda), Lulus Mustofa (Kejari Trenggalek), Kusprigianto (Plt sekda), Slamet Hariyadi (kasidatun), Muh Taufik (kasintel), dan Yusup Hadiyanto (kasipidsus). (HUMAS FOR RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK – Kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek dalam mengatasi persoalan lebih bayar berbuah manis. Kemarin (6/6), Kejari Trenggalek secara simbolis menyerahkan hasil penagihan pelunasan atau pembayaran klaim badan pemeriksa keuangan (BPK) pada dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR).

Diupayakan, persoalan lebih bayar ini rampung pascalebaran nanti.

Berdasarkan hasil audit BPK RI, terdapat tanggungan pembayaran klaim dari para penyedia barang dan jasa. Di rentang tahun 2008 hingga 2012 tercatat ada lebih bayar pekerjaan senilai Rp 2.710.492.512,00 lebih bayar yang harus dikembalikan.

PROGRESIF: Personil pemkab dan kejaksaan saat penghitungan uang lebih bayar.

PROGRESIF: Personil pemkab dan kejaksaan saat penghitungan uang lebih bayar. (HUMAS FOR RADAR TRENGGALEK)

Untuk memaksimalkan proses pengihan, Pemkab Trenggalek menggandeng kejari. Ini dibuktikan dengan surat kuasa khusus (SKK) dari Pemkab Trenggalek. Intinya, Bupati Trenggalek memberikan kuasa subtitusi kepada kepala Kejari Trenggalek sebagai jaksa pengacara negara melakukan penagihan.

Kemarin (6/6) di ruang kerja sekretaris daerah, secara simbolis dilakukan serah terima hasil penagihan oleh kejari.

Hingga saat ini, lebih bayar yang berhasil ditagihkan sekitar Rp. 2,351.543.599,00. Terdapat kekurangan sekitar Rp. 358.948.913,00

Seusai upacara serah terima hasil penagihan, Krjari Trenggalek Lulus Mustofa  SH, MH, yang didampingi Kasi Datum Kajari Trenggalek Slamet Hariyadi, SH, mengatakan, ini berawal dari surat kuasa khusus untuk pengaihan klaim laporan BPK pada PUPR. Totalnya ada 47 perusahan yang mengalami lebih bayar, dengan total tagihan  Rp 2.710.492.512,00.

“Yang berhasil kami tagih ada 40 perusahaan dengan total Rp 2.351.543.500,00. Sisanya, kurang Rp 358.948.913,00” katanya.

Pihaknya optimistis, kekurangan lebih bayar ini akan tuntas seusai Hari Raya Idul Fitri. Meski begitu, pihaknya juga terus melakukan upaya agar uang lebih bayar tersebut segera dikembalikan ke kas daerah.

“Sebelum hari raya ini kami akan terus berupaya agar segera terbayarkan,” imbuh kejari yang dilantik, Senin (5/6) malam.

Di lokasi yang sama, Plt Sekeretaris Daerah Drs Kusprigianto, MM., mengucapkan terima kasih kepada Kejari Trenggalek yang telah membantu proses penagihan atas klaim BPK pada dinas PUPR tahun 2008 hingga 2012.

Pria ramah ini juga berharap kepada para penyedia jasa yang mengalami lebih bayar kegiatan sebagaimana hasil audit BPK agar segera mengembalikan uang tersebut.

Pasalnya, jaksa pengacara negara telah diberikan kuasa khusus untuk melakukan penagihan ini.

Di sisi lain, ini merupakan pemicu kerugian negara jika tidak dikembalikan. Akibatnya, jelas akan bermuara pada ranah hukum pidana maupun perdata.

“Kami berharap setelah hari raya, lebih bayar ini sudah tuntas,” ungkapnya.

Untuk diketahui, ke-47 rekanan yang mengalami klaim lebih bayar dari BPK. Ini merupakan pengusaha-pengusaha lokal Trengalek.

Sehingga tidak begitu sulit bagi pengacara negara untuk mendapatkan data atau dokumen yang dibutuhkan terkait penanganan kasus lebih bayar ini.

Ada pula beberapa yang sudah meninggal dunia. Namun itu tidak bisa menghapus kewajiban untuk mengembalikan kewajiban lebih bayar tersebut. (hai/ed/tri)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia