JawaPos Radar

Kejuaraan Dunia 2018

Susy Susanti: Permainan Kevin/Marcus Sudah Bisa Dibaca Lawan

04/08/2018, 20:47 WIB | Editor: Banu Adikara
Kejuaraan Dunia 2018, PBSI, Susy Susanti
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti (Isa Bustomi/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Indonesia melempem di Kejuaraan Dunia 2018. Memasang satu target medali emas dari total 17 wakil yang berangkat ke Nanjing, Tiongkok, mereka cuma bisa pulang dengan sekeping medali perunggu yang dihasilkan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu setelah mereka dikalahkan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (Jepang) 12-21 dan 21-23 di babak semifinal.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti tidak menampik bahwa ia sangt kecewa dengan hasil ini.

"Hasil ini memang tidak sesuai dengan target kami yaitu satu gelar juara. Saya sebagai Kabid Binpres dan manajer tim minta maaf kepada masyarakat Indonesia. Kami tentunya sedih dan kecewa dengan hasil ini,"

Kekecewaan Susy juga tidak lepas dari keoknya ganda putra andalan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di babak perempat final. Digadang-gadang membawa pulang gelar juara, mereka keok oleh pasangan Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 19-21 dan 18-21.

Susy menilai, kekalahan The Minions adalah tanda bahwa permainan mereka sudah mulai bisa dibaca dan diantisipasi lawan. Hal ini juga terlihat saat mereka dibikin repot oleh pasangan non unggulan Tiongkok Han Chengkai/Zhou Haodong di pertandingan pertama.

"Lawan-lawan sudah mempelajari permainan cepat mereka. Sudah saatnya Kevin/Marcus memperbaiki diri. Mereka harus fokus mengatur irama permainan sejak awal dan berusaha agar pola mereka tidak mudah terbaca lawan," ujar Susy.

Meski menyakitkan, Susy tidak mau pasukannya bersedih terlalu lama. "Kami harus bangkit dan bekerja keras lagi untuk Asian Games 2018 yang sudah di depan mata," kata Susy.

(kar/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up