JawaPos Radar

Kejuaraan Dunia 2018

Li Junhui/Liu Yuchen Selamatkan Wajah Tiongkok

05/08/2018, 19:10 WIB | Editor: Banu Adikara
Kejuaraan Dunia 2018, Li Junhui/Liu Yuchen, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, Tiongkok
Ganda Putra Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen menyabet gelar juara dunia 2018 usai menumbangkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) di partai final (bwfbadminton.com)
Share this image

JawaPos.com - Tiongkok dan Jepang sama-sama menjadi juara umum di perhelatan Kejuaraan Dunia 2018 yang diselenggarakan di Nanjing, Tiongkok. Negeri Matahari Terbit mengamankan gelar dari ganda putri dan tunggal putra, sementara Negeri Tirai Bambu dari ganda campuran dan ganda putra.

Gelar juara ganda putra disabet oleh Li Junhui/Liu Yuchen. Pasangan berjuluk Duo Menara ini berhasil membuat publik bulu tangkis mereka bertepuk tangan setelah mengandaskan pasangan Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-12 dan 21-19. Kemenangan ini pun sekaligus menyelamatkan wajah Tiongkok yang hanya akan menggondol pulang satu medali emas jika mereka kalah.

Kamura/Sonoda, yang menundukkan pasangan terbaik Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di babak perempat final, punya peluang menciptakan rubber game saat mereka memimpin 15-18 di babak kedua. Namun, Junhui/Yuchen bangkit dan terus memperkecil ketinggalan hingga skor menjadi 19-19, sebelum akhirnya sukses menggagalkan ambisi Jepang membawa pulang tiga medali emas.

Sebelum Junhui/Yuchen keluar sebagai juara, Tiongkok sudah mengamankan satu medali dari sektor ganda campuran, di mana Zheng Siwei/Huang Yaqiong sukses menundukkan rekan senegara mereka, Wang Yilyu/Huang Dongping dengan skor 21-17 dan 21-19.

Sementara itu, Jepang juga membungkus pulang dua medali emas dari pemain tunggal putra Kento Momota dan ganda putri Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Momota memecundangi wakil tuan rumah Shi Yuqi 21-11 dan 21-13, sementara Mayu/Wakana berhasil mengandaskan senior mereka Yuki Fukushima/Sayaka Hirota 19-21, 21-19, dan 22-20.

Satu-satunya partai yang tidak melibatkan pemain Tiongkok maupun Jepang terjadi di tunggal putri, di mana Carolina Marin (Spanyol) berhasil menyabet gelar juara dunianya yang ketiga setelah memecundangi Pusarla Venkata Sindhu (India) 21-19 dan 21-10.

Indonesia sendiri cuma berhasil membawa sekeping medali perunggu dari ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

(kar/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up