JawaPos Radar

Satelit Merah Putih Milik Telkom Meluncur, Ini Kehebatannya

08/08/2018, 08:10 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
satelit merah putih, satelit telkom, kehebatan satelit merah putih
Momen Satelit Merah Putih diberangkatkan dari SLC 40 Cape Canaveral Air Force Station, Florida, Amerika Serikat (AS). (Istimewa/Telkom)
Share this image

JawaPos.com - Satelit Merah Putih milik PT Telkom Indonesia berhasil diluncurkan, Selasa (7/8) waktu setempat. Peluncuran tersebut berlangsung di Negara Bagian Florida, Amerika Serikat (AS). Peluncuran ini sekaligus menandai 42 tahun kiprah Telkom dalam bisnis dan pengoperasian satelit telekomunikasi untuk Indonesia serta bertepatan dengan HUT ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Satelit Merah Putih hari ini berhasil diluncurkan,” ujar Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga sesaat setelah Satelit Merah Putih meluncur dari SLC 40 Cape Canaveral Air Force Station sebagaimana dalam pernyataan tertulisnya kepada JawaPos.com, Rabu (8/8).

Dia menerangkan, satelit Merah Putih memiliki kapasitas 60 active transponders dan terdiri dari 24 Standard C-Band. Selain itu ada 12 Extended C-Band yang diklaim mampu menjangkau Asia Tenggara serta 24 Standard C-band yang menjangkau Asia Selatan.

satelit merah putih, satelit telkom, kehebatan satelit merah putih
Momen Satelit Merah Putih diberangkatkan dari SLC 40 Cape Canaveral Air Force Station, Florida, Amerika Serikat (AS). (Istimewa/Telkom)

Satelit ini akan menempati slot orbit 108 derajat Bujur Timur (BT) atau di atas wilayah sekitar Selat Karimata. Kehadiran Satelit Merah Putih turut pula melengkapi dua satelit Telkom lainnya yang masih aktif beroperasi, yaitu Telkom 2 dan Telkom 3S. Hadirnya Satelit Merah Putih juga menambah jumlah transponder milik Telkom dari 73 menjadi 133 transponder.

Untuk diketahui, Satelit Merah Putih merupakan satelit telekomunikasi yang memiliki kapasitas lebih besar dan jangkauan lebih luas dibandingkan satelit milik Telkom sebelumnya. Selain itu, Satelit Merah Putih dibangun menggunakan teknologi Fiber Optic Gyro, sehingga diakui memiliki kestabilan lebih tinggi.

Satelit Merah Putih dibangun sejak awal 2016 oleh perusahaan pembuat satelit komersial dan perangkat antariksa asal Amerika, Space System Loral (SSL). Adapun Satelit ini dihantarkan menuju orbit menggunakan roket flight-proven Falcon 9 milik SpaceX, perusahaan jasa peluncuran asal AS.

“Satelit Merah Putih menjangkau seluruh wilayah Indonesia, negara-negara di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Sehingga kehadirannya diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital di Indonesia (digital divide) dan memperkuat bisnis internasional Telkom Group,” ungkap Alex Sinaga.

Dia berharap Telkom Group mampu menjadi perusahaan telekomunikasi digital Indonesia terdepan dan berdaya saing global. “Keberadaan Satelit Merah Putih juga diharapkan dapat mendorong pembangunan masyarakat digital Indonesia dan memperkuat peran Telkom sebagai enabler dalam kemajuan ekonomi digital nasional,” jelas Alex Sinaga.

Sekadar informasi, keberhasilan peluncuran Satelit Merah Putih diharapkan dapat memenuhi demand transponder nasional, mengingat satelit merupakan infrastruktur komplemen yang dibutuhkan untuk menjangkau wilayah-wilayah dengan karakteristik topografi negara kepulauan seperti Indonesia.

Satelit Merah Putih kabarnya juga akan berperan penting dalam menghadirkan layanan komunikasi broadband di area-area yang tidak dapat dijangkau oleh teknologi fiber optic maupun sistem komunikasi lainnya. Khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up